Kamis, 12 Januari 2017

INDIVIDU, MASYARAKAT, DAN KELUARGA
ILMU SOSIAL DASAR

Individu

Pengertian :
Individu berasal dari kata latin “individuum” artinya yang tidak terbagi, maka kata individu merupakan sebutan yang dapat digunakan untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Kata individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. Istilah individu dalam kaitannya dengan pembicaraan mengenai keluarga dan masyarakat manusia, dapat pula diartikan sebagai manusia.

Ciri-Ciri :
Dalam pandangan psikologi sosial, manusia itu disebut individu bila pola tingkah lakunya bersifat spesifik dirinya dan bukan lagi mengikuti pola tingkah laku umum. Ini berarti bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan-peranan yang khsa didalam lingkungan sosialnya, meliankan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Didalam suatu kerumunan massa manusia cenderung menyingkirkan individualitasnya, karena tingkah laku yang ditampilkannya hamper identik dengan tingkah laku masa.

Contoh Permasalahan individu dalam ruang lingkup masyarakat

1.     Pribadi
Masalah pribadi adalah masalah-masalah yang dialami dan dihadapi oleh manusia sebagai individu. Ketika saya lupa mengerjakan ibadah, dimarahi orang tua. Saya sedang menghadapi masalah pribadi. Orang lain tidak akan dirugikan oleh masalah saya ini. Manusia tidak bisa hidup sendiri. Contohnya untuk bisa makan, berbicara, berjalan, dan membaca kita diajari orang lain. Ini artinya manusia selalu hidup bersama atau dalam masyarakat. Masalah pribadi ini bisa dipecahkan sendiri oleh orang bersangkutan.


Solusinya: Pribadi sendiri harus bisa menyusun waktu dengan benar dan mengutamakan yang wajib. Tidak boleh malas – malasan dan bangun tepat waktu. Agar segala aktifitas dapat dilakukan dengan tepat waktu.



Masyarakat

Pengertian :
kumpulan manusia yang membentuk suatu kelompok yang hidup bersama-sama dan saling membantu satu sama lain dalam hubungannya atau saling berinteraksi.

Contoh Masalah masyarakat :

1. Masalah-masalah kependudukan
Masalah-masalah kependudukan yang terjadi di Indonesia antara lain persebaran penduduk yang tidak merata, jumlah penduduk yang begitu besar, pertumbuhan penduduk yang tinggi, rendahnya kualitas penduduk, rendahnya pendapatan per kapita, tingginya tingkat ketergantungan, dan kepadatan penduduk.


Solusinya: Pemerintah harus melaksanakan pembangunan secara merata disetiap daerah dan tidak hanya mementingkan ibukota. Agar masyarakat didaerah sana tidak banyak yang merantau. Itu akan menyebabkan kepadatan penduduk. Serta pemerinta harus memperbanyak lapangan pekerjaan disetiap daerah. Dan pemerintah harus menekankan pendidikan secara merata disetiap daerah pula, karena banyak daerah terpencil yang belum bisa menikmati sekolah gratis atau sekolah yang layak akan pendidikanya.


2. Tindak Kriminalitas
Contoh tindak kriminalitas adalah pencurian, perampokan, penjambretan, pencopetan, pemalakan, korupsi, pembunuhan, dan penculikan. Banyaknya tindak kejahatan menciptakan rasa tidak aman. Perampokan dan penodongan menggunakan senjata api sering terjadi di kota besar. Di desa pun sering terjadi pencurian. Misalnya, ada yang mencuri ternak, hasil pertanian, hasil hutan, dan sebagainya.


Solusinya: pemerintah disini punya peran penting, dimana bagi yang melanggar harus mendapatkan hukuman yang sepadan agar mengurangi atau memberantas kejahatan. Dan mengimbau bagi pemilik barang agar berhati – hati lebih ekstra. Karena kejahatan dimulai dari kesempatan yang ada.




Keluarga

Pengertian :

Keluarga adalah unit/satuan masyarakat terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Kelompok ini dalam hubungannya dengan perkembangan individu sering dikenal dengan sebutan primary group. Kelompok inilah yang melahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat

Fungsi :

1. Fungsi biologis
a.         Untuk meneruskan keturunan.
b.         Memelihara dan membesarkan anak.
c.         Memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
       
2.   Fungsi Psikologis
a.         Memberikan kasih sayang dan rasa aman.
b.         Membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.
c.         Memberikan Identitas anggota keluarga.

3.   Fungsi Sosialisasi
a.         Membina sosialisasi pada anak.
b.         Membentuk norma-norma perilaku sesuai dengan tingkat perkembangan anak.
c.         Meneruskan nilai-nilai budaya keluarga



Contoh permasalahan keluarga dalam ruang lingkup masyarakat

1.      Permasalahan perceraian orang tua

Permasalahan perceraian orang tua merupakan salah satu masalah sosial dalam keluarga yang cukup banyak terjadi di lingkungan kita saat ini. Masalah ini akan lebih menekan keadaan sosial dari anak-anak nya dalam keluarga. Anak yang ayah dan ibunya berpisah biasanya akan selalu menyendiri atau terkadang anak menjadi susah dikendalikan, alhasil anak-anak dari keluaga tersebut akan lebih mudah terpengaruh oleh lingkungan yang berada disekitarnya. Contohnya akan lari ke pergaulan bebas, narkoba, dll.


Solusinya: Kedua orang tua seharusnya sebelum mengambil tindakan harus mempertimbangkan baik-baik agar sang anak tidak menjadi kacau atau berandalan. Apabila memang harus bercerai sang anak harus tetap dikasih kasih saying yang lebih agar anak merasa nyaman dan tidak terganggu dari lingkup luar.

2.     Permasalahan Perekonomian

Masalah Perekonomian merupakan salah satu faktor yang memicu masalah sosial dalam keluarga. Keadaan ekonomi yang kurang menentu kadang membuat seluruh anggota keluarga tersebut bertindak secara tidak rasional dan menghilangkan nilai moralnya. Contohnya akan berbuat yang melanggar hukum atau segala cara dihalalkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.


Solusinya: Disini peran ayah atau kepala keluarga yang sangat besar. Harus banting tulang untuk menafkahi keluarganya. Dan sang istri harus bisa mengontrol keuangan dengan baik tidak boros atau membuang uang secara Cuma – Cuma. Hidup sederhana sangat di anjurkan dan tidak berlebih – lebihan. Agar bisa menghemat biaya pengeluaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

                                                                   The Golden Egg Once upon a time, a farmer had a goose th...