Senin, 29 Oktober 2018

Mesin Di Buat Untuk Menjadi Cerdas dan Mengungguli Kecerdasan Manusia

Mesin Di Buat Untuk Menjadi Cerdas dan Mengungguli Kecerdasan Manusia

          Pada saat ini teknologi berkembang sangat pesat, Sehingga disama-samakan dengan manusia atau melampaui kecerdasan manusia. “Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang dalam pandangan manusia adalah cerdas”
– H. A. Simon (1987).

Sehubung dengan itu, mesin tidak akan melampaui kecerdasan manusia karena sesungguhnya mesin di buat untuk mencerdaskan manusia itu sendiri. ( Menurut  Pakar teknologi Amerika Serikat Ray Kurzweil memprediksi komputer akan mencapai tingkat kecerdasan setara manusia pada 2029. Hal tersebut disampaikan Director of Engineering Google tersebut dalam sebuah wawancara pada Konferensi South by Southwest (SXSW) di Austin, Texas, AS.)
kecerdasan buatan akan mulai berada dalam tubuh manusia, terhubung dengan bagian otak bernama neokorteks dan  manusia akan menjadi lebih dalam segala hal yang dinginkan. Kecerdasan juga akan membuat kita menjadi lebih cerdas. Jadi, manusia yang akan mengendalikan kinerja dari mesin itu sendiri.


          Mesin memang di ciptakan untuk menjadi cerdas agar dapat membantu kerja manusia dengan  tingkat ketelitian yang tinggi (akurat). “Kecerdasan Buatan (AI) merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia” -Rich and Knight (1991).

          Seperti kutipan diatas bahwa tujuan ada mesin untuk di jadikan cerdas. Contoh sehari-hari yang kita dapat lihat ialah komputer. Komputer di pergunakan untuk membantu kinerja manusia dengan berbagai bidang. Perbankan sebagai contoh, mesin atm yang di atur menggunakan mesin komputer itu menunjukan bahwa mesin dibuat untuk jadi cerdas.

Mesin yang bekerja tanpa supervisi manusia sudah banyak kita temukan, contohnya ialah mesin e-toll, tiket computer line, dan sebagainya. Tetapi manusia akan mengontrol mesin tersebut tidak setiap saat, melewati sistem yang dibuat oleh programmer. Mesin akan bekerja dengan sendirinya. “Sistem Manusia-Mesin adalah kombinasi antara satu atau beberapa manusia dengan satu atau beberapa mesin, dimana salah satu dengan lainnya akan saling berinteraksi untuk menghasilkan keluaran-keluaran (output) berdasarkan masukan-masukan (input) yang diberikan.” –Anonim

Jadi kesimpulannya mungkin mesin akan bekerja tanpa supervisi manusia sepenuhnya di suatu saat yang akan datang. Untuk sekarang ini mesin masih dalam kontrol manusia tidak secara langsung.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

                                                                   The Golden Egg Once upon a time, a farmer had a goose th...